Daerah
Muslimah ABI Jabar Jajaki Kerja Sama Program dengan DP3AKB
Bandung, 26 Januari 2026 — Upaya memperkuat pemberdayaan perempuan dan perlindungan keluarga di tingkat daerah terus didorong melalui kolaborasi lintas lembaga. Dalam konteks tersebut, Pimpinan Wilayah Muslimah Ahlulbait Indonesia (ABI) Provinsi Jawa Barat menjajaki peluang sinergi program dengan Dinas Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan, Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jawa Barat.
Baca juga : Musda ABI Banyuwangi Tetapkan Mohammad Nur Rasyid Ridha sebagai Ketua DPD

Pertemuan berlangsung pada Selasa, 20 Januari 2026, dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan milad Sayyidah Fathimah Az Zahra as.
Ketua Pimwil Muslimah ABI Jawa Barat, Sadiah S.Pd, mengatakan kunjungan tersebut merupakan ikhtiar organisasi untuk memperluas peran perempuan dalam ruang sosial dan kebijakan publik.
“Kami ingin memastikan Muslimah ABI tidak hanya bergerak di internal komunitas, tetapi juga hadir dan berkontribusi dalam program-program pemberdayaan perempuan yang lebih luas,” kata Sadiah.
Sadiah menambahkan, sejumlah program Muslimah ABI memiliki irisan langsung dengan agenda pemerintah daerah, terutama terkait isu perempuan, anak, dan keluarga. Menurutnya, banyak persoalan perempuan tidak dapat diselesaikan secara parsial dan membutuhkan sinergi.
“Dibutuhkan kerja bersama, dialog, dan kolaborasi lintas lembaga,” ujarnya.
Baca juga : ABI dan Muslimah ABI Sumenep Perkuat Ketahanan Mental Kader di Tengah Tantangan Zaman
Rombongan Muslimah ABI Jawa Barat diterima Kepala Bidang Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan (PKHP) DP3AKB Jawa Barat, Ari Antari Ratna Dewi, didampingi Pejabat Fungsional Analis Kebijakan Ahli Muda, Sursilah Yani Yulianingsih. Pertemuan berlangsung dalam suasana terbuka dan dialogis.
Ari Antari menyambut baik inisiatif tersebut dan menilai terdapat kesamaan arah antara Muslimah ABI dan DP3AKB, khususnya dalam penguatan peran perempuan dan perlindungan anak.
“Kami melihat fokus Muslimah ABI sejalan dengan program DP3AKB,” kata Ari.
Dalam kesempatan itu, Ari juga mendorong Muslimah ABI untuk bergabung dengan Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Jawa Barat. Menurutnya, BKOW dapat menjadi pintu masuk strategis bagi organisasi perempuan agar terlibat lebih aktif dalam program pemerintah.
“Melalui BKOW, organisasi akan lebih mudah memperoleh akses informasi kebijakan, pelatihan, dan jejaring lintas organisasi perempuan,” ujarnya.
Sekretaris Pimwil Muslimah ABI Jawa Barat, Widi Wahyuni, menyampaikan harapan agar sinergi tidak berhenti pada pertemuan awal.
“Harapannya, ke depan ada program konkret yang bisa dijalankan bersama, terutama untuk peningkatan kapasitas anggota Muslimah ABI di Jawa Barat,” kata Widi.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal menuju kerja sama berkelanjutan antara Muslimah ABI Jawa Barat dan DP3AKB, terutama dalam upaya meningkatkan kualitas hidup perempuan serta memperkuat ketahanan keluarga di tingkat daerah. [HMP/Jabar]
Baca juga : DPW ABI NTB Peringati Milad Imam Husain di Sumbawa Barat
