Kegiatan ABI
ABI Kembali Distribusikan Bantuan ke Palestina di Gaza dan Tepi Barat
Jakarta, 31 Januari 2026 — Ahlulbait Indonesia (ABI) kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk warga Palestina. Pada Jumat (30/1/2026), ABI mendistribusikan 850 paket hidangan makanan siap santap untuk warga Gaza, serta 300 paket sembako untuk warga di Tepi Barat.
Sekretaris Jenderal ABI Sayyid Ali Ridho menyampaikan, penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari peringatan Milad Manusia-Manusia Agung di bulan Sya’ban, sekaligus rangkaian Milad ke-16 ABI.
“Alhamdulillah, pada hari ini Jumat, 30 Januari, ABI kembali mendistribusikan donasi dari rakyat Indonesia untuk rakyat Palestina,” ujar Sayyid Ali Ridho dalam pernyataan tertulis kepada Media ABI.
Sekjen ABI itu menjelaskan, distribusi bantuan ke Palestina sempat tertunda lantaran ABI memprioritaskan penanganan bencana di dalam negeri. Dalam beberapa pekan terakhir, ABI terlibat dalam misi kemanusiaan di Sumatera dan Aceh.
“Setelah misi kemanusiaan di Sumatera dan Aceh selesai, ABI kembali melanjutkan distribusi donasi untuk rakyat Palestina,” tuturnya.
Menurutnya, bantuan pada 30 Januari disalurkan ke dua wilayah. Di Gaza, bantuan difokuskan pada distribusi hidangan makanan siap santap sebanyak 850 paket. Sementara di Tepi Barat, ABI menyalurkan 300 paket sembako untuk tiga daerah, yakni Jenin, Nablus, dan Tulkarim.

ABI menilai kondisi warga Palestina masih berada dalam situasi krisis, baik dari sisi keamanan maupun pemenuhan kebutuhan hidup harian. Kondisi ini semakin berat karena musim dingin.
“Banyak warga Palestina tidak bisa menempati bangunan yang layak dan terpaksa tinggal di tenda-tenda pengungsian. Kondisi ini menyulitkan aktivitas normal, termasuk untuk memasak,” kata Sayyid Ali Ridho.
Atas kondisi tersebut, ABI menilai distribusi hidangan siap santap di Gaza menjadi kebutuhan mendesak, terutama bagi warga pengungsi yang kesulitan memasak karena keterbatasan fasilitas serta cuaca yang tidak bersahabat.
Sayyid Ali Ridho juga menyoroti keterbatasan bantuan kemanusiaan dari luar yang dapat masuk ke Gaza. Mengacu pada informasi warga setempat, bantuan internasional masih sangat minim dan sering tersendat.
“Bantuan yang masuk ke Gaza tidak sesuai dengan yang sering diberitakan. Realitanya, bantuan yang sampai ke warga sangat minim,” ujarnya.
ABI menyatakan komitmennya untuk terus mengupayakan penyaluran bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina, khususnya warga Gaza, selama krisis masih berlangsung. [HMP/Sekjen]
