Kegiatan ABI
Jelang Milad ke-16, ABI Tuai Apresiasi Tokoh Nasional: Jaga NKRI hingga Perkuat Moderasi Beragama
Jakarta, 30 Januari 2026 — Menjelang Milad ke-16 Ahlulbait Indonesia (ABI) pada 5 Februari 2026 bertepatan dengan 15 Sya’ban, apresiasi dari sejumlah tokoh nasional mengalir. Mereka menilai ABI berkontribusi dalam menjaga keutuhan NKRI, memperkuat moderasi beragama, dan membangun kerukunan sosial melalui kerja-kerja kemanusiaan serta pengabdian kemasyarakatan.
Sekretaris Jenderal Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Nasional KH Dr. Taslim Syahlan menyampaikan harapan agar ABI terus memperluas kerja-kerja kemanusiaan dengan merangkul semua pihak lintas kelompok.
“Ahlulbait Indonesia terus mempromosikan tugas-tugas kemanusiaan dan merangkul semua pihak dalam kerangka mempersatukan seluruh umat manusia. Tidak saja umat muslim, tetapi umat manusia pada umumnya di Indonesia dan dunia internasional,” ujar Taslim, 29 Januari 2026.
Taslim juga menyatakan kesiapan menghadiri Milad ABI ke-16 yang direncanakan berlangsung di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Ia berharap ABI memperkuat kolaborasi serta sinergi sosial-kebangsaan dengan berbagai elemen.
Apresiasi juga disampaikan Prof. Dr. Syamsul Arifin, M.Si, Guru Besar Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Ia menekankan pentingnya penguatan persaudaraan antarumat di tengah tantangan sosial yang terus berkembang.
“Ukhuwah islamiah, ukhuwah wataniah, dan ukhuwah basyariah antar umat Islam terutama dalam konteks keindonesiaan semakin berkembang,” kata Syamsul Arifin.
Syamsul Arifin yang juga Wakil Direktur I Bidang Akademik Direktorat Program Pascasarjana UMM menilai kerja sama antarormas Islam perlu terus diperkuat agar dapat memberi kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan nasional.
“Elemen-elemen Islam yang direpresentasikan oleh berbagai macam ormas Islam di Indonesia bisa bekerja sama dan bersama-sama membangun Indonesia supaya lebih berkemajuan,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Al-Mustafa International University Perwakilan Indonesia Prof. Dr. Hossein Mottaghi turut menyampaikan ucapan selamat atas Milad ke-16 ABI. Ia menyebut ABI sebagai organisasi yang lahir dari wacana Islam yang murni serta memiliki orientasi strategis di berbagai bidang.
“Ormas ABI adalah sebuah organisasi yang lahir dari inti wacana Islam yang murni serta memiliki pemikiran strategis dan visioner di berbagai bidang, mulai sains, teknologi, politik, sosial, budaya, dan ekonomi,” ujar Mottaghi.
Ia berharap ABI terus berkembang di bawah kepemimpinan yang bijaksana dan jajaran pengurus yang berwawasan luas, terutama dalam pengabdian bagi kemanusiaan di Indonesia.
Dalam rangka memperingati 16 tahun pengabdian, ABI juga akan menggelar Seminar dan Bedah Buku “Beragama Maslahat”. Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar intelektual dan spiritual yang sebelumnya diluncurkan pada Jumat, 12 Desember 2025.
ABI menegaskan Milad ke-16 tidak dimaknai semata-mata penanda usia organisasi. Momentum ini digunakan sebagai ruang refleksi kolektif untuk mengukur konsistensi ABI dalam menapaki jalan pengabdian sejak awal berdiri. [HMP/ABI]
