Daerah
DPW ABI Jateng Hadir di Forum Lemhannas: Ormas Diingatkan Jangan “Bulus”, Waspadai Intoleransi
Semarang, 24 Januari 2026 — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ahlulbait Indonesia (ABI) Jawa Tengah menghadiri kegiatan Peningkatan Kapasitas bagi Pengurus Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang diselenggarakan Badan Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Lemhannas RI, bertempat di Aula Cendrawasih Badan Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah, Jalan Ahmad Yani No. 160, Semarang, Kamis (22/1/2026).
DPW ABI Jawa Tengah diwakili langsung oleh Ketua DPW, Sayyid Musthofa Al-Jufri. Kegiatan ini menjadi ruang penguatan peran ormas dalam mendukung ideologi kebangsaan dan wawasan kebangsaan, sekaligus mempertegas posisi ormas sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga situasi masyarakat yang aman, rukun, dan kondusif.
Forum tersebut menghadirkan pemateri Mayjen TNI Robert Giri (Lemhannas RI) dan Plt. Kepala Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah Pradana Agung Nugraha, S.STP., M.M.
Dalam paparannya, Mayjen TNI Robert Giri menekankan bahwa tantangan bangsa hari ini tidak dapat dilepaskan dari dinamika global, terutama pada aspek geopolitik internasional, kondisi ekonomi dunia, serta perubahan iklim yang berdampak luas terhadap kondisi dalam negeri.
“Kondisi global terkait geopolitik luar negeri, kondisi ekonomi global, hingga perubahan iklim dan cuaca, berimbas pada keadaan dalam negeri,” ujarnya.
Menurut Robert Giri, Indonesia merupakan bagian dari globalisasi sehingga berbagai gejolak global akan turut memengaruhi situasi nasional.
“Dengan kondisi global saat ini, imbasnya akan terasa juga ke dalam negeri Indonesia, karena Indonesia merupakan bagian dari globalisasi tersebut,” katanya.
Lemhannas juga mendorong ormas mengambil peran nyata sebagai mitra pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial dan kerukunan masyarakat, termasuk di Jawa Tengah. Kewaspadaan terhadap paham intoleran turut ditekankan sebagai agenda bersama.
Baca juga : Muslimah ABI Jabar Jajaki Kerja Sama Program dengan DP3AKB
“Ormas diharapkan mampu menjadi mitra pemerintah dalam menjaga situasi damai dan aman di masyarakat, menjaga kondisi guyub rukun masyarakat Jawa Tengah,” ucapnya. “Waspada terhadap gerakan paham intoleran yang bisa merusak kondisi masyarakat saat ini,” tegas Robert Giri.
Selain menjaga harmoni sosial, ormas didorong melakukan penguatan internal melalui pembinaan pengurus dan kader.
“Ormas harus mampu melakukan penguatan internal terhadap pengurus dan kader/anggota ormas masing-masing,” ujarnya.
Dalam pesan moral yang disampaikan secara lugas, Robert Giri mengingatkan agar ormas berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Jadilah ormas yang tulus dalam melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, bukan ormas bulus yang punya kepentingan sesaat hanya untuk diri sendiri atau golongan saja,” katanya.
Robert Giri juga menegaskan ormas memiliki hak tidak sepakat dengan pemerintah sebagai kontrol sosial, selama dilakukan sesuai konstitusi dan elegan.
Sementara itu, Plt. Kepala Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah Pradana Agung Nugraha menyampaikan harapan agar ormas berperan sebagai mitra pemerintah dan jembatan penghubung dengan masyarakat, termasuk dalam fasilitasi aspirasi publik, kontrol sosial konstruktif, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan kapasitas DPW ABI Jawa Tengah untuk terus berkontribusi menjaga persatuan, memperkuat ideologi kebangsaan, dan merawat harmoni sosial di Jawa Tengah. [HMP/Jateng]
Baca juga : Musda ABI Banyuwangi Tetapkan Mohammad Nur Rasyid Ridha sebagai Ketua DPD
