Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Israel Serang Lebanon, Yaman: Kami Bersama Kalian!

Israel Serang Lebanon, Yaman: Kami Bersama Kalian!

Ahlulbait Indonesia – Militer Zionis kembali melancarkan serangan udara ke wilayah selatan dan timur Lebanon, yang merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap perjanjian gencatan senjata. Agresi ini langsung mendapat kecaman keras dari pemimpin Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi.

Pemimpin gerakan Ansar Allah tersebut mengecam serangan yang disebutnya sebagai tindakan tidak beralasan. Ia menegaskan bahwa Yaman tidak akan tinggal diam menyaksikan agresi Israel terhadap Lebanon.

“Yaman berdiri teguh bersama Lebanon dan Hizbullah. Kalian tidak sendirian; kami bersama kalian melawan setiap bentuk agresi,” ujar Sayyid Abdul-Malik al-Houthi dalam pernyataannya kepada rakyat Lebanon dan Hizbullah, Senin (24/3), sebagaimana dilansir Al-Manar.

Serangan Mematikan di Lebanon

Serangan yang dimulai sejak 22 Maret itu menargetkan sejumlah lokasi strategis di Lebanon selatan, termasuk distrik arkeologi di Tyre serta beberapa wilayah di Lembah Bekaa, timur Lebanon. Akibat serangan tersebut, sedikitnya lima warga sipil, termasuk seorang anak, tewas, sementara 11 lainnya mengalami luka-luka.

Baca juga : Imam Khamenei: Iran Tak Gentar Hadapi Ancaman AS

Juru bicara pemerintah Lebanon mengecam serangan ini sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan negara dan perjanjian gencatan senjata.

“Kami mengutuk tindakan ini sekeras-kerasnya dan mendesak komunitas internasional untuk turun tangan serta meminta pertanggungjawaban Israel atas agresi ini,” tegasnya.

Yaman Siap Berdiri Bersama Lebanon

Sayyid Abdul-Malik al-Houthi menegaskan kembali dukungan penuh Yaman terhadap rakyat Lebanon dan Hizbullah di tengah eskalasi konflik yang terus meningkat.

“Yaman memiliki sikap yang tegas dan prinsipil dalam mendukung Hizbullah serta rakyat Lebanon, terutama jika terjadi eskalasi lebih besar dari agresi Zionis,” ujarnya.

Dukungan Yaman ini menunjukkan solidaritas kuat terhadap Lebanon di tengah ketegangan yang kian memanas. Pernyataan tersebut juga menegaskan bahwa perlawanan terhadap agresi Israel bukan hanya menjadi tanggung jawab Lebanon dan Hizbullah, tetapi juga dunia Islam secara keseluruhan. []

Baca juga : Yaman Ancam AS: Laut Merah Akan Jadi Neraka bagi Anda!