Ikuti Kami Di Medsos

Berita

Hari Pertama Pasca Idul Fitri Tanpa Sayyid Nasrallah, Pendukung Perlawanan Tegaskan Kesetiaan

Dalam suasana khidmat Idul Fitri pertama setelah Syahidnya Sekretaris Jenderal Hizbullah, Sayyid Hasan Nasrallah, para pendukung perlawanan kembali meneguhkan janji setia mereka kepada pemimpin transnasional itu serta kepada para syuhada yang telah mengorbankan nyawa demi membela kaum tertindas.

Dengan semangat yang tak tergoyahkan, ratusan pendukung berkumpul di makam Sayyid Hasan Nasrallah di Beirut selatan pada Senin (1/4). Mereka tidak hanya merayakan Idul Fitri, tetapi juga memperbarui sumpah setia kepada sosok yang dahulu membimbing mereka dengan kata-kata, dan kini terus menginspirasi melalui warisan perjuangannya.

“Kami datang hari ini untuk meyakinkan Sayyid bahwa kami akan terus memegang teguh janji ini. Kami siap mengorbankan diri dan orang-orang tercinta demi perlawanan dan jalan yang mulia ini,” ujar seorang wanita Lebanon kepada Al-Manar di area makam.

Seorang bocah lelaki berusia 10 tahun yang turut hadir mengungkapkan perasaannya, “Dulu, aku ingin sekali bertemu dengannya. Sekarang, aku datang mengunjungi tempat peristirahatan beliau.”

Di luar kompleks pemakaman, para aktivis mendirikan warung makanan (Madeefs) yang membagikan hidangan dan minuman sebagai bentuk penghormatan bagi jiwa Sayyid Hasan Nasrallah.

Sementara itu, di kompleks pemakaman Rwadat Al-Shahidayn dan Rawdah Al-Hawraa, keluarga para pejuang Hizbullah yang gugur juga mengunjungi makam orang-orang tercinta mereka.

Dengan mata yang memancarkan kesedihan sekaligus kebanggaan, mereka berdiri tegak, menyadari bahwa darah para syuhada telah tertumpah demi tujuan yang lebih besar daripada kehidupan itu sendiri. []

Continue Reading