Berita
Bercerminlah Sebelum Berdoa, Lalu lihat Perbedaannya

Seorang tokoh besar menyebutkan satu poin yang sangat menarik, dia mengatakan kita sering berdoa dan berucap ‘Ya Allah berilah aku’ tapi sama sekali tak pernah berucap ‘ambilah dariku’
Padahal doa seperti inilah yang lebih kita perlukan, diambilnya segala yang sudah seharusnya diambil dari kita lebih kita perlukan daripada apa yang kita harapkan diberikan kepada kita. Selagi hal-hal yang harus diambil dari kita tidak diambil, maka tak akan ada suatu apapun yang layak diberikan.
Maka sudah sepatutnya kita berucap;
“Ya Allah ambillah dari kami ambisi pada kedudukan dan harta benda ini,
Ambilah dari kami rasa hasud ini,
Ambilah dari kami kebencian dan permusuhan kami
Ambilah dari kami noda-noda dalam kalbu ini
Singkirkanlah dari kami tirai penghalang mata kami belenggu
Enyakhkanlah kedengkian
Kebencian
Keraguan
Kesyirikan
Keangkuhan
kehsudan
Ambilah semua itu dari kami.”
Kita lebih membutuhkan semua ‘ambilah ini’ daripada ‘berilah dan berilah’ .
Memangnya Anda siapa?
Pertama Anda harus sadar siapa Anda.
Punya apa Anda sehingga kemudian menagih apa yang Anda tagih?.
Jadilah cermin bagi keindahan yang Anda dambakan.
Apa yang mesti terambil darimu enyahkanlah, ketika itulah doa anda akan diijabah.
Ketika itulah berilah berilah akan diijabah.
Syahid Murthada Muthahari
Ditranskrip dari video Youtube Sahara dengan judul yang sama.